GERBANG DAMASKUS
GERBANG DAMASKUS : Warga Pelestina rayakan kemenangan di Gerbang Damaskus, Yerusalem setelah Pasukan Israel menarik mundur dari lokasi tersebut.

News INH, YERUSALEM – Ratusan warga Palestina di Yerusalem Tengah merayakan kemenangan atas mundurnya pasukan tentara Zionis Isreael dari gerbang Damaskus yang sempat dikuasinya sejak awal bulan Ramadhan kemarin. Penguasaan tentara Israel diwilayah itu mengakibatkan bentrokan antara warga Palestina dan militer Israel.

Dilansir dari Anadolu Agency, pada Minggu (26/4/2021), seorang saksi mata menyatakan, usai ditarik mundur pasukan Israel dari kawasan gerbang Damaskus itu, terlihat ratusan warga Palestina membersihan barikade besi yang dijadikan blokade tentara Israel untuk membatasi pergerakan warga Palestina di kawasan kota tua tersebut.

“Allahu akbar, kemenangan ini tidak lain karena pertolongan dari Allah yang tak mau umatnya terus menerus menjadi korban penjajahan yang dilakukan oleh gerakan zionis,” kata saksi yang tak mau disebutkan namanya itu.

BACA:

-Lawan Aksi Kebrutalan Zionis Israel, Ribuan Pemuda Gaza Turun Jalan

-Presiden Palestina : Yerusalem Timur Adalah Ibu Kota Abadi Palestina

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bentrokan antara warga Palestina dan militer Israel di kawasan tersebut mengakibatkan ratusan warga Palestina mengalami luka-luka, bahkan dikabarkan ada seorang lansia difabel termasuk mereka yang menjadi korban kebrutalan tentara zionis. Ironisnya, para korban luka ini tidak mendapatkan pelayanan medis yang memadai mereka hanya mendapatkan perawatan seadaanya.

Tak hanya itu, warga Palestina yang terdiri dari anak-anak, orang dewasa, dan orang tua yang melakukan protes dan menggelar aksi damai juga di balas dengan tembakan gas air mata dan ledakan cahaya oleh pasukan Israel. Peristiwa ini dipicu, lantaran pasukan Israel melarang aktivitas warga Palestina di kawasan gerbang Damaskus untuk mengadakan kegiatan-kegiatan meriah.

Situasi bertambah panas ketima para pemukim Israel melancarkan serangan terhadap warga Palestina di kota itu. Lebih dari 130 warga Palestina terluka dalam bentrokan antara pasukan Israel dan penduduk lokal di Yerusalem sejak Kamis, dan setidaknya 100 warga Palestina telah ditahan.

Baca Juga: 17 Tahun Dipenjara Israel, Pemuda Palestina Alami Gangguan Mental

Wilayah Palestina termasuk Tepi Barat dan Yerusalem Timur telah berada di bawah cengraman Israel sejak 1967 silam. Namun keberadaan mereka menurut hum internasioan sebagai pendudukan ilegal lantaran telah melakukan penyerobotan secara paksa terhadap pemilik tanah yang sah yakni warga Palestina.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas juga sudah mengecam kebrutalan tentara Israel di kawasan itu, Abbas meminta masyarakat internasional diminta pro aktif dalam melindungi warganya dari kebiadaban dan kebrutalan militer Israel.

Sumber : Anadolu Agency / Naqsabandi Ahmad Revolusi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *