palestina--yerussalem
Foto: matamatapolitik.com

News INH, ABU DABI – Pendudukan kawasan Yerusalem Timur oleh pasukan militer Israel mendapat kritikan keras dari Pemerintah kerajaan Uni Emirat Arab (UEA). Pasalnya, pendudukan militer bersenjata lengkap ini menimbulkan gejolak dan memicu konflik diwilayah tersebut.

Dilansir dari Midlle East Monitor. Senin (26/4/2021) kemarin, meski Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel telah menandatangi perjanjian normalisasi hubungan bilateral sejak dua tahun silam. Bukan berarti UEA sepakat dengan langkah Israel dalam melakukan penindasan terhadap bangsa Palestina. Bahkan UEA, mengutuk kekerasan yang baru-baru ini terjadi di Yerusalem Timur oleh gerombolan kelompok supremasi Yahudi sayap kanan dan melakukan penyerangan terhadap warga Palestina.

“Uni Emirat Arab telah menyatakan keprihatinannya atas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok ekstremis sayap kanan di Yerusalem Timur yang diduduki, yang mengakibatkan luka-luka di antara warga sipil,” kata pernyataan tersebut.

antarafoto-westbank-protest-israelisettlers-newsinh
ist

Baca:

-Warga Palestina Rayakan Kemenangan di Gerbang Damaskus

-17 Tahun Dipenjara Israel, Pemuda Palestina Alami Gangguan Mental

UEA meminta pihak berwenang Israel untuk memikul tanggung jawab terhadap de-eskalasi dan mengakhiri semua agresi dan praktik yang melanggengkan ketegangan dan permusuhan, serta perlu adanya pelestarian identitas sejarah kota yang diduduki di Yerusalem.

Seruan UEA datang ketika ratusan orang Yerusalem terluka ketika orang-orang Israel sayap kanan berbaris meneriakkan “matikan orang Arab”. Meski kerusuhan tersebut belum menarik perhatian media arus utama, video serangan “mengental darah” terhadap warga Palestina disebarkan secara luas di media sosial.

Sebelumnya, warga sipil sayap kanan Israel yang bersenjata menyerang rumah Palestina sementara anak-anak menangis. Ini adalah jenis tindakan kekerasan yang dilakukan orang Israel secara massal di Yerusalem.

SUMBER : MEMO / NAqsayabandi Ahmad Revolusi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *