Sepanjang 2022, Israel Telah Menahan 6.000 Warga Palestina

Sepanjang 2022, Israel Telah Menahan 6.000 Warga Palestina

NewsINH, Tepi Barat –  Sepanjang tahun 2022 Israel telah menahan 6.000 warga Palestina sejak awal tahun ini, termasuk 141 wanita dan 739 anak-anak.

Laporan itu diungkap Komunitas Tahanan Palestina (PPC). Dalam laporan yang dikeluarkan pada 8 November, PPC mengatakan Israel telah mengeluarkan 1.829 perintah penahanan administratif yakni menahan warga Palestina tanpa tuduhan atau pengadilan.

Menurut laporan itu, jumlah tahanan tertinggi tercatat di Yerusalem di mana 2.700 warga Palestina telah ditahan.

Dalam laporannya, PPC menyatakan tahun ini adalah yang terburuk bagi narapidana dan keluarganya dibandingkan beberapa tahun terakhir.

Laporan itu juga menemukan ada sejumlah tahanan yang terluka dan mereka yang memiliki penyakit medis di dalam penjara Israel.

Mereka menekankan bahwa kurangnya perawatan dan perawatan medis yang tepat membuat hidup mereka dipertaruhkan di dalam penjara.

“Hingga September, ada 4.700 tahanan Palestina di dalam penjara Israel,” ungkap laporan PCC, termasuk 30 wanita dan 190 anak di bawah umur.

 

Sumber: Sindonews