Relawan INH tengah membantu warga Gaza dalam bantuan perbaikan rumah 2019. dok: INH

News INH, New York – Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UNOCHA) melaporkan data terbaru mengenai kerusakan dalam aksi pendudukan Israel di Palestina.

Dalam laporannya sebagaimana dikutip INEWS, UNOCHA menyebut militer Israel telah menghancurkan lebih dari 500 bangunan milik warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza sejak awal 2020.

Di Jerusalem Timur, sebanyak 134 struktur telah dihancurkan 2020. Delapan dari 12 penghancuran di wilayah itu dilakukan oleh pemiliknya sendiri untuk menghindari denda dan biaya yang diterapkan otoritas penjajah Israel.

Sedangkan struktur lain yang dihancurkan berada di Area C yang mencakup sekitar 61 persen wilayah Tepi Barat.

“Sebanyak 506 gedung dihancurkan oleh pasukan pendudukan Israel di Tepi Barat dengan alasan mereka tidak memiliki izin pembangunan,” demikian pernyataan UNOCHA, Selasa (29/9/2020).

Israel menduduki Tepi Barat dan Jerusalem Timur sejak Perang Enam Hari 1967. Israel menghancurkan bangunan-bangunan milik waraga Palestina karena tidak berizin.

Faktanya, Israel memberlakukan standar ganda pada pemberian izin pembangunan infrastruktur di Jerusalem dan Tepi Barat. Israel jarang memberi izin pada warga Palestina mendirikan bangunan, sedangkan warga Yahudi yang ingin mendirikan rumah mendapat kemudahan dalam perizinan.(RA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *