Pulihkan Mental Korban Gempa, INH Ajak Anak-anak Cianjur Ikuti Trauma Healing

Pulihkan Mental Korban Gempa, INH Ajak Anak-anak Cianjur Ikuti Trauma Healing

NewsINH, Cianjur – Lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian atau INH menggelar kegiatan pelayanan dukungan psikologi atau yang lebih dikenal dengan istilah “Trauma Healing” bagi anak-anak korban gempa di Cianjur Jawa Barat.

Ketua Koordinator Nasional Sahabat Relawan INH atau (Share INH) Rendhy Apriandi mengatakan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 80 anak-anak dari berbagai usia yang berada di lokasi pengungsian di Cilebak RT 01/02 Desa Talaga Kecamatan Cugenang.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan trauma healing ini mental dan semangat anak-anak korban gempa kembali pulih dan ceriah, karena tujuan dari trauma healing untuk memulihkan psikologi,” jelas Rendhy Senin (12/12/2022).

Konsep yang dibangun para relawan kata Rendhy yakni melakukan kegiatan belajar sambil bermain bersama puluhan anak sebaya yang terdampak bencana hingga rasa trauma dan ketakutan akan secara pelan-pelan hilang.

Selain belajar sambil bermain para relawan juga mengajarkan kegiatan keagamaan khususnya untuk anak-anak muslim seperti mengaji sholat magrib sampai masuk waktu shalat isya secara berjama’ah di tenda pengungsi sebelum mereka beristirahat setelah belajar sambil bermain seharian.

“Kegiatan ini dilakukan sejak tanggal 9-11 Desember yang mana kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan para donatur yang telah mendonasikan hartanya melalui INH, kami ucapkan banyak terimakasi kepada semua pihak yang telah ikut serta mensukseskan kegiatan tersebut,” ucapnya.

Rendhy menambahkan pihanya juga menyalurkan kembali program donasi waqaf alquran, iqro kepelosok negeri dan iqro untuk anak korban gempa. Dari hasil kegiatan di lokasi ada 3 desa terdekat masih memerlukan kegiatan yang sama karena belum ada relawan yang turun untuk memberikan pelayanan trauma healing.

“Ada hampir sekitar 300 anak yang harus segera di berikan program trauma healing, Insya Allah kami akan kembali melakukan kegiatan serupa dibeberapa wilayah pengungsian lainya,” pungkas Rendhy. ***