Perluas Koloniaslisme di Palestina, Israel Glontorkan Dana Besar-besaran

Perluas Koloniaslisme di Palestina, Israel Glontorkan Dana Besar-besaran

NewsINH, Al Quds – Berbagaicara yang dilakukan otoritas Israel untuk menguasai tanah di Palestina, baru-baru ini otoritas pendudukan Israel rela membiaya kelompok pemukim untuk memajukan kampanye “kolonialisme” secara masif di lingkungan Wadi al-Rababa di kota Tua Al-Quds atau Yerusalem Timur Palestina dengan dana yang cukup fantastis.

Dilansir dari kantor berita Wafa, Selasa (9/11/2022), Israel telah memberikan 28 juta shekel kepada kelompok pemukim untuk memajukan kampanye pemukim-kolonialisme seperti yang diungkapkan Harian Israel Haaretz.

Dalam penyelidikan bahwa otoritas pendudukan Israel telah memberi kelompok pemukim bayangan Elad 28 juta shekel atau setara $7,8 juta untuk mendanai “proyek pariwisata” di Wadi al-Rababa di lingkungan Silwan, di sebelah kota tua al Quds.

Tujuan untama yang dilakukan kelompok Elad yakni untuk “Yudaisasi” Yerusalem Timur, termasuk Silwan, sebagai bagian dari misinya untuk memperluas kehadiran Yahudi di seluruh kota yang diduduki dan untuk mencabut penduduk asli Palestina dengan kedok upaya arkeologi dan wisata.

Yudaisasi adalah istilah yang mengacu pada kebijakan pengusiran paksa warga Palestina, perampasan tanah dan pembangunan pemukiman kolonial yang diperjuangkan oleh pemerintah Israel secara berturut-turut.

Didanai oleh beberapa lembaga pendudukan, termasuk Kota Yerusalem, Otoritas Taman dan Alam Israel, Kementerian Urusan dan Warisan Yerusalem dan Otoritas Pembangunan Yerusalem, dengan kedok pariwisata dan pembangunan, proyek pemukiman baru ini dimaksudkan untuk melucuti pemilik tanah Palestina yang sah dari tanah mereka.

Menguraikan alasan sebenarnya di balik proyek ini, Ahmad Sumrein, anggota komite lingkungan setempat, mengatakan bahwa dana yang diberikan kepada Elad dirancang untuk mengkonsolidasikan cengkeraman otoritas pendudukan atas lingkungan tersebut, sambil menegaskan bahwa pemilik tanah akan terus melawan kampanye pemukiman kolonial.

Bagi warga sekitar, pengawasan, penggerebekan polisi, perampasan tanah dan pelecehan pemukim adalah kenyataan sehari-hari. Otoritas pendudukan telah memasang kamera pengintai untuk memantau pergerakan penduduk di lingkungan sekitar sementara itu, buldoser Israel melanjutkan pencabutan pohon zaitun yang telah berusia ratusan tahun.

 

Sumber: Wafa