Pemukim Israel Rebut Paksa Tanah Palestina dengan Pasang Karavan

Pemukim Israel Rebut Paksa Tanah Palestina dengan Pasang Karavan

NewsINH, Bethlehem – Sejumlah pemukim kolonial Israel memasang karavan di atas tanah milik salah seorang warga Palestina di dekat desa Al-Jaba’a, di sebelah barat Bethlehem. Langka itu sengaja dilakukan para pemukim ilegal yahudi untuk merebut secara paksa lahan milik warga Palestina.

Dikutip dari kantor berita Palestina, Wafa, Senin (2/1/2023) Diab Masha’leh, walikota desa, mengatakan sekelompok pemukim Israel mendirikan karavan di daerah itu dengan tujuan mengambil alih tanah untuk memperluas pemukiman ilegal Israel di Jab’ot dengan mengorbankan tanah milik warga Palestina.

Dia mengatakan tanah tempat para pemukim mendirikan karavan adalah milik keluarga Palestina Al-Tous.

Ada lebih dari 650.000 pemukim kolonial Israel yang tinggal di permukiman khusus Yahudi di Tepi Barat yang melanggar hukum internasional, khususnya Konvensi Jenewa Keempat yang secara tegas melarang relokasi penduduk sipil negara pendudukan ke tanah pendudukan.

Menurut kelompok HAM Israel B’Tselem, Israel telah menggunakan mekanisme hukum dan birokrasi yang rumit untuk menguasai lebih banyak tanah Palestina di Tepi Barat.

Alat utama yang digunakan untuk menguasai tanah adalah dengan menyatakannya sebagai “tanah negara”. Proses ini dimulai pada tahun 1979 dan didasarkan pada implementasi manipulatif Hukum Pertanahan Utsmaniyah tahun 1858. Metode lain yang digunakan Israel untuk menguasai tanah termasuk penyitaan untuk keperluan militer, deklarasi tanah sebagai “aset terbengkalai”, dan perampasan tanah untuk kebutuhan publik.

Sementara itu, do kota Hebron, Pasukan pendudukan Israel menahan lima warga Palestina di Tepi Barat. Pasukan pendudukan Israel menangkap lima warga Palestina selama penggerebekan dini hari di provinsi Hebron dan Qalqilia Tepi Barat yang diduduki.

“Di Hebron, selatan Tepi Barat, tentara pendudukan Israel menangkap tiga warga Palestina setelah menyerbu dan menggeledah rumah mereka di kota dan kota terdekat Beit Ummar,” kata salah seorang petugas keamanan Palestina

Di Qalqilia, sebelah utara wilayah itu, dua warga Palestina ditangkap oleh pasukan pendudukan Israel yang menggerebek dan menggeledah rumah mereka.

Hampir setiap hari, pasukan pendudukan Israel melakukan penggerebekan ke komunitas penduduk Palestina untuk ditangkap atau digeledah. Praktik yang kebanyakan dilakukan pada malam hari itu telah menjadi rutinitas di bawah rezim militer Israel.

 

Sumber: Wafa

#Donasi Palestina