Pasukan Israel Serang Warga Palestina di Kamp Pengungsi Shufat Yerusalem

Pasukan Israel Serang Warga Palestina di Kamp Pengungsi Shufat Yerusalem

NewsINH, Yerusalem – Sejumlah pasukan pendudukan Israel kembali berulah, mereka melakukan penyerangan dengan menembakan gas air mata di kamp pengungsi Shufat di Yerusalem. Sejumlah pelajar Palestina yang menjadi sasaran serangan tersebut mengalami pingsan akibat menghirup gas air mata.

Dikutip dari kantor berita Pelestina, Wafa, Selala (21/2/2023). Pasukan pendudukan Israel menyerang siswa Palestina saat mereka meninggalkan sekolah mereka di kamp pengungsi Shufat, timur laut Yerusalem yang diduduki.

Sumber informasi penduduk lokal, mereka mengatakan jika pasukan Israel masuk ke kamp pengungsian dan melakukan provokasi terhadap pelajar, mahasiswa dan warga dan menembakkan gas air mata ke arah mereka menyebabkan banyak orang menderita mati lemas.

Kamp tersebut terus-menerus diserang oleh pasukan pendudukan sebagai bagian dari kebijakan pemerintah sayap kanan baru Israel dan menteri keamanan nasionalnya yang fasis, Itamar Ben Gvir, yang bersumpah untuk menekan warga Palestina di bagian pendudukan kota suci tersebut. .

Sementara itu, di Jalur Gaza, seorang petani mengalami luka-luka setelah tentara Israel menyerang mereka di Jalur Gaza utara.  Petani malang  yang sedang mengerjakan tanahnya ditembak oleh tentara Israel dan dibawa ke rumah sakit.

Korespoden Wafa mengatakan, tentara yang ditempatkan di sepanjang perbatasan utara Jalur Gaza yang terkepung menembakkan gas air mata ke arah petani yang bekerja di tanah mereka di utara Beit Lahiya menyebabkan salah satu dari mereka menderita karena menghirup gas beracun tersebut.

“Pria itu dilarikan ke rumah sakit karena kesulitan bernapas,” kata koresponden tersebut.

Mereka menyerang petani di sepanjang perbatasan Gaza dengan Israel dengan gas air mata atau bahkan dengan peluru tajam hampir menjadi kejadian sehari-hari yang memaksa petani meninggalkan tanah mereka saat penembakan dimulai.

 

Sumber: Wafa

 

#Doanasi Palestina