Liga Arab Desak DK PBB Berikan Perlindungan untuk Rakyat Palestina

Liga Arab Desak DK PBB Berikan Perlindungan untuk Rakyat Palestina

NewsINH, Cairo – Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB dapat memberikan perlindungan bagi rakyat Palestina dengan mengeluarkan resolusi berdasarkan Bab VII Piagam PBB. Hal itu disampaikannya saat jumpa pers di Kairo usai sidang ke-159 Dewan Liga Arab tingkat menteri luar negeri, Rabu (8/3/2023) malam waktu setempat.

“Ada banyak resolusi internasional yang dikeluarkan mengenai ketentuan perlindungan internasional bagi rakyat Palestina, tetapi badan yang harus mengeluarkan resolusi agar efektif adalah Dewan Keamanan, namun tidak melakukannya,” kata Aboul-Gheit.

Dia menunjukkan bahwa Dewan Keamanan PBB adalah badan yang dipercaya untuk mengeluarkan resolusi di bawah Bab VII Piagam PBB untuk membentuk kekuatan untuk melindungi warga Palestina dari serangan Israel.

Sekretaris Jenderal Liga Arab mengatakan bahwa kepemimpinan Palestina akan berinteraksi dalam beberapa bulan mendatang dengan Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan untuk mencapai tujuan ini.

Sementara itu, Dewan Kerjasama Teluk mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Kota Jenin, Tepi Barat yang menelan 6 korban jiwa dan puluhan orang lainya luka-luka. Menurutnya, tindakan penyeragan terhadap warga sipil merupakan bentuk pelanggaran hak asasi dan harus diadili di mahkamah international.

Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk, Jassem Mohammad Al-Budaiwi, meminta masyarakat internasional untuk segera bertindak menghentikan agresi Israel, menekankan bahwa mereka adalah pelanggaran mencolok terhadap resolusi legitimasi internasional mengenai masalah Palestina.

Dia menekankan pentingnya memberikan perlindungan yang diperlukan bagi rakyat Palestina dan mendukung upaya regional dan internasional untuk memajukan proses perdamaian di Timur Tengah.

Al-Budaiwi menegaskan kembali posisi negara-negara GCC terhadap isu Palestina yang menjadi isu utama bagi bangsa Arab dan Muslim, serta dukungan terhadap berdirinya negara Palestina merdeka di dalam perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

 

Sumber: Wafa

#Donasi Palestina