Ledakan di Nablus Tewaskan Seorang Warga Palestina

Ledakan di Nablus Tewaskan Seorang Warga Palestina

NewsINH, Nablus – Tamer al-Kilani seorang warga Palestina meninggal dunia dalam sebuah peritiwa ledakan di Tepi Barat yang diduduki. Diguga bahan peledak itu sengaja dipasang oleh pihak otoritas Israel untuk membunuh Tamer.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, Senin (24/10/2022), Ia tewas setelah mengalami luka para akibat bahan peledak jenis TNT yang ditaruh di sepeda motor yang ditungganginya meledak.

Seorang inspektur polisi Palestina membenarkan atas peristiwa tersebut kepada AFP bahwa al-Kilani tewas dalam ledakan di Nablus, di mana koalisi longgar pejuang “The Lions’ Den” telah muncul dalam beberapa bulan terakhir.

Kelompok itu menggambarkan al-Kilani sebagai salah satu “pejuang paling sengit” dan menyalahkan Israel atas kematiannya semalam.

“Pendudukan berbahaya [Israel] menempatkan perangkat TNT yang lengket sebagai cara untuk membunuh” al-Kilani, tulis kelompok itu di Telegram.

Warga Palestina berkumpul pada hari Minggu di sekitar sisa-sisa hangus sepeda motor yang diduga sarat dengan bahan peledak. Sementara itu, pihak keluarga korban ibu dan saudara perempuan al-Kilani tertunduk lesu disamping jasad korban saat diwaba ke Rumah Sakit Rafidia Nablus.

Militer Israel menolak untuk mengkonfirmasi keterlibatannya dalam pembunuhan itu ketika dihubungi oleh AFP. Seorang juru bicara militer mengatakan al-Kilani terlibat dalam serangan yang menargetkan warga Israel dan sebelumnya telah dipenjara oleh Israel.

Gerakan Pembebasan Nasional Palestina (Fatah) telah berduka atas kematian Tamer Al-Kilani. Dalam sebuah pernyataan pers, Fatah berduka atas martirnya Tamer al-Kilani, yang terbunuh hari ini di Nablus dalam pembunuhan pengecut, yang membuktikan kerapuhan pendudukan [Israel] ini dan aparat keamanannya.

“Kami memberi tahu kepada semua orang bahwa kejahatan keji ini tidak akan menghancurkan inkubator perlawanan yang terus menyala,” tambah pernyataan itu.

Kementerian Kesehatan mengatakan pembunuhan Al-Kilani membawa jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel sejak awal tahun ini menjadi 177, termasuk 51 di Jalur Gaza.

 

Sumber: AFP/Alarabiya