Israel Rebut Paksa Sebagian Besar Tanah Palestina di Nablus

Israel Rebut Paksa Sebagian Besar Tanah Palestina di Nablus

NewsINH, Nablus – Upaya otoritas pendudukan Israel menguasai tanah Palestina semakin tak terbendung. Terbukti rezim Zionis Israel memutuskan untuk merebut sebagian besar tanah Palestina, di selatan kota Nablus, Tepi Barat dengan cara-cara kekerasan.

Ghassan Daghlas, seorang aktivis setempat yang memantau kegiatan pemukiman kolonial di Tepi Barat utara, mengatakan bahwa otoritas pendudukan mengeluarkan perintah militer untuk mengambil alih sekitar 616 donum tanah milik penduduk desa Qaryout, as-Sawiya dan Al-Lubban ash-Sharqiya untuk memberi ruang bagi perluasan pemukiman kolonial terdekat Eli.

Dia menambahkan bahwa pemukiman kolonial Eli dimulai sejak tahun 1984 dengan membangun sebuah pemukiman di bukit di daerah tersebut dan sejak itu pemukiman ilegal yahudi terus berkembang dengan mengorbankan tanah penduduk desa Palestina untuk menjadi salah satu koloni terbesar di Tepi Barat hingga mencapai pemukiman Shilo.

Lebih dari 700.000 orang Israel tinggal di pemukiman khusus Yahudi di Yerusalem Timur yang diduduki dan Tepi Barat yang melanggar hukum internasional.

Jumlah pemukim hampir tiga kali lipat sejak Kesepakatan Oslo tahun 1993, ketika jumlah pemukim diperkirakan mencapai 252.000. Permukiman kolonial ilegal melonjak dari 144 menjadi 515 pada waktu itu.

Undang-undang negara-bangsa Israel yang disahkan Juli lalu menyatakan bahwa membangun dan memperkuat permukiman sebagai “kepentingan nasional.”

 

Sumber: Wafa