INH News, AL QUDS –  Sejumlah sumber keamanan Israel menyatakan, Senin (22/11) akan ketakutan mereka bahwa operasi Yerusalem akan menyebabkan ledakan situasi dan memicu Intifada baru di seluruh Palestina.

Ketakutan Israel ini mirip dengan operasi syahid Muhannad al-Halabi pada 2015, yang memicu Intifada baru.

Mereka menyebutkan, pemicu ledakan situasi di Tepi Barat dan Al-Quds akan meletus dengan ‘hasutan keras dari Hammas’.

Kekhawatiran mereka saat ini berpusat pada orang lain yang mencoba meniru proses tersebut, yang mungkin menarik bagi banyak orang Palestina

Sementara itu, analis urusan Palestina di surat kabar Yedioth Ahronoth Israel, Elior Levy, menggambarkan apa yang terjadi sebagai “perangkap yang dibuat oleh Hammas, karena berusaha untuk menyalakan intifada baru”, menunjukkan sejauh mana kegembiraan yang diungkapkan gerakan itu setelah operasi gerilya berlangsung.

Levy berbicara tentang upaya otoritas baru-baru ini untuk memadamkan kegelisahan “Hammas” di Tepi Barat, “dengan memerangi semua manifestasi perayaan yang dilakukan oleh aktivis gerakan tersebut setelah pembebasan rekan-rekan mereka dari penjara Israel dan kampanye yang mereka coba luncurkan di kamp Jenin beberapa hari yang lalu.” []

Sumber: GazaMediaAgency / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *