Berita, internasional

Tragis..!!! 66 Warga Sipil Suriah Meninggal Dalam Serangan 45 Hari

Pengungsi
Pengungsi

Foto: Warga sipil di Suriah melarikan diri dari lokasi ledakan senjata yang ditembakan pasukan Rezim ASSAD./ dok. MEMO (inh.or.id)

News INH, IDLIB – Sebanyak 66 warga sipil di Suriah meninggal dunia dalam kurun waktu 45 hari selama serangan yang dilancarkan oleh rezim Bashar al-Assad dan pendukungnya. Rezim ini dituding telah melanggar perjanjian gencatan senjata di Provinsi Idlib, barat laut Suriah.

Dilansir dari Anadolu Agency, Senin (26/7/2021), Kepala Kelompok Koordinasi Tanggap Darurat, Muhammed Hallaj mengatakan, rezim Suriah, kelompok teror yang didukung Iran, dan Rusia telah melanggar gencatan senjata lebih dari 800 kali dalam 45 hari terakhir.

“Dari 66 korban yang meninggal dunia ini, 29 di antaranya adalah anak-anak, 10 perempuan, dan lima staf bantuan kemanusiaan,” kata Muhammed Hallaj.

Baca Juga:

Ribuan Anak Gaza Dilanda Trauma dan Gangguan Psikis

Menurut Hallaj, pasukan rezim juga menargetkan pusat pertahanan sipil dan fasilitas kesehatan. Alhasil, 19 bangunan tidak dapat beroperasi karena serangan tersebut.

“Setidaknya 4.500 warga sipil mengungsi akibat serangan rezim Assad dan para pendukungnya. Jika serangan berlanjut, 250.000 lebih warga sipil mungkin terpaksa mengungsi,” tambahnya.

Idlib berada dalam zona de-eskalasi yang disepakati antara Turki dan Rusia pada Maret 2020. Namun, rezim Suriah secara konsisten melanggar ketentuan gencatan senjata dengan meluncurkan serangan di dalam zona de-eskalasi.

Suriah telah terperosok dalam perang saudara sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang kelompok pro-demokrasi dengan brutal. Sejak itu, sekitar setengah juta orang terbunuh dan lebih dari 12 juta orang lainnya terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka.

Sumber : AA / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Related Posts

4 thoughts on “Tragis..!!! 66 Warga Sipil Suriah Meninggal Dalam Serangan 45 Hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *