Ini Kronoligis Pertempuran Sengit di Jalur Gaza , Israel dan Hamas Saling Serang

Ini Kronoligis Pertempuran Sengit di Jalur Gaza , Israel dan Hamas Saling Serang

NewsINH, Gaza – Konflik Palestina dan Israel tak kunjung meredah, belakangan ini eskalasi dikawasan tersebut kian memanas tepatnya di jalur Gaza, Palestina. Penjajahan di zaman moderen ini banyak menelan korban jiwa baik wanita, anak-anak dan warga sipil tak berdosa lainya.

Berikut, update laporan ekslusif Muhammad Husein, salah seorang aktivis kemanusiaan Indonesia yang juga sebagai founder lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian di Jalur Gaza, Palestina

Topan Al-Aqsha (Pejuang Gaza) vs Pedang Pedang Besi (Zionist Israel)

Sekitar pukul 05:30 atau selepas shalat Fajar hari Sabtu, 7 Oktober 2023 seluruh warga Gaza dikejutkan oleh ratusan roket yang diluncurkan dari Gaza secara simultan dan menghujani sejumlah pemukiman ilegal Zionist Israel di perbatasan luar Gaza hingga ke jantung “Tel Aviv” ibu kota “Israel”.

Tidak berhenti sampai di situ, kejutan para pejuang berlanjut. Sejumlah video amatir viral di berbagai grup WA dan telegram memperlihatkan puluhan para pejuang Palestina berhasil melakukan penetrasi ke wilayah musuh yang berada di luar perbatasan Timur Gaza. Terlihat dalam video-video itu para personil brigade Izzuddin Al Qassam – sayap militer gerakan Hamas – berkeliling di sejumlah pemukiman ilegal Zionist Israel menguasai wilayah tersebut.

Video lain memperlihatkan keberhasilan para personil Al- Qassam menyerbu sejumlah pangkalan militer Zionist Israel di sekitar perbatasan Gaza dan menawan sejumlah tentara
Israel.

Saksi mata d pihak Israel mengatakan, puluhan mayat tentara Israel tergeletak di jalan-jalan pemukiman ilegal Zionist tanpa ada medis yang berani mendekat.

Video lain memperlihatkan para personil Al-Qassam berhasil menghancurkan tank Merkava milik Israel setelah menawan para tentara yang berada di dalamnya. Tidak hanya tank baja, sejumlah jip militer Israel juga berhasil disita dan dibawa masuk berkeliling ke jalanan Kota Gaza disambut oleh ribuan warga Gaza.

Kemudian pada pukul 9:15. Drone Israel mentarget mobil milik Mer-C yang berada di dalam area Rumah Sakit Indonesia di Bait Lahiya, Jalur Gaza Utara. Husni Saliha (63) penjaga wisma Indonesia meninggal dalam serangan tersebut. Para WNI harus mengungsi keluar area rumah sakit Indonesia menuju lokasi lain yang dianggap lebih aman.

Kemudina pada pukul 10:00  pagi. Panglima Besar Brigade Izzuddin Al-Qassam, Muhammad Adhaif (Abu Khalid) mengumumkan “طوفان الاقصى, / Topan Al-Aqsa sebagai sandi operasi untuk serangan kali ini.

Tentara Zionist Israel mengklaim sampai pukul 10:30 waktu Gaza pihak pejuang Gaza telah melancarkan 2200 roket ke arah wilayah jajahan “Israel”.

Tidak lama berselang, Al-Qassam merilis video satuan militer terbaru bernama “Sarb Saqr” sebagai unit pasukan udara di Al-Qassam yang menjadi bagian dalam serangan apik kali ini. Otoritas Israel mengakui bahwa 3 wilayah pemukiman ilegal mereka (Natefot, Sofa & Sederot) dan wilayah perbatasan Karem Abu Salem berhasil dikuasai penuh oleh para pejuang Al-Qassam.

Pukul 11:30. Militer Zionist Israel mengumumkan status “Perang” untuk pertama kalinya sejak tahun 1973 dan menamakan operasi kali ini dengan sandi operasi “السيوف الحديدية ” Pedang-pedang Besi.

Media Maarev Israel menyebutkan, “Apa yang saat ini terjadi tidak seperti yang kita ketahui saat bertempur melawan Hamas selama ini.” Apa pemicu perang hari ini? Isu yang beredar di Gaza adalah adanya bocoran dari intelejen Qassam akan adanya serangan mendadak pihak Zionist ke Gaza secara massive yang direspon terlebih dahulu dengan serangan fajar oleh para pejuang Gaza.

Serangan pmPara Pejuang Al-Qassam hari ini sangat rapih dan terencana sejak berbulan bulan lamanya. Tidak hanya Al-Qassam, Brigade Al-Quds sayap militer Jihad Islam dan Brigade Syuhada Al-Aqsha sayap militer gerakan Fatah juga ikut serta dalam operasi Topan Al-Aqsa kali ini.

Faktor lain pemicu perang kali ini adalah bungkamnya dunia internasional terhadap aksi pembantaian otoritas Zionist Israel terhadap warga sipil Palestina di Tepi Barat dan penodaan terhadap Masjid Al-Aqsa yang terjadi setiap hari.

Selanjutnya,  pukul 16.00 sampai saat ini sebagian besar akses internet dan listrik di Gaza terputus lanjut pada pukul 21:21. Jumlah syuhada Gaza mencapai 232 jiwa dan korban luka hampir menyentuh angka 2000 jiwa.

Sedangkan jumlah tewas di pihak penjajah Israel sudah menembus angka 300, korban luka 1450, 285 diantaranya kritis.

Pukul 22:00. Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, 5 pemuda syahid dalam berbagai bentrokan dengan pasukan Zionist di Ramallah, Qalqilia dan Nablus di Tepi Barat. Pukul 22.10. Jet tempur Zionist Israel secara sengaja mentarget mobil ambulan yang sedang mengevakuasi korban luka menuju Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Utara.

 

Tim Media