Festival Palestina ke-18 di London, Beri Pesan Khusus Untuk PM Inggris

Festival Palestina ke-18 di London, Beri Pesan Khusus Untuk PM Inggris

NewsINH, London – Festival Palestina kedelapan belas yang diselenggarakan di jantung kota London, Inggris ini dihadiri oleh ribuan orang. Kegiataan yang dimotori oleh Forum Palestina di Inggris (PFB) ini menampilkan politisi Irlandia terkemuka dan presiden kampanye Hentikan Perang di Irlandia, Richard Boyd.

Dalam pidatonya, ia menunjukkan asal-usul sejarah dan persamaan antara perjuangan kemerdekaan Irlandia dan Palestina. Boyd menegaskan dukungan gerakan solidaritas Irlandia untuk bekerja mengalahkan kolonialisme pemukim dan apartheid di Palestina.

Peserta asing lainnya yang hadir dalam festival tersebut diantaranya penyanyi Kuwait Hammoud Al-Khidr, Kifah Zreiki dari Palestina dan artis rap Palestina-Amerika Waheeb Naasan. Mereka bergabung dengan artis rap Inggris Lowkey.

Direktur Festival, Adnan Hmidan, mengatakan kepada wartawan bahwa festival tersebut pada tahun ini mengangkat slogan “Palestina ada di hatiku”. Menurutnya, meski secara geografis jarak Palestina cukup jauh tetapi keberadaan Palestina selalu di hati.

Dalam pidato pembukaannya, ketua PFB Zaher Birawi menegaskan bahwa festival tersebut membawa pesan khusus untuk pemerintah Inggris yakni perdana menteri yang akan mengakhiri masa jabatanya dan digantikan oleh penggantinya.

“Bahwa kami adalah bagian dari masyarakat Inggris, tetapi kami juga orang Palestina yang bermimpi untuk membebaskan tanah air kami dan kembali ke kota dan desa kami di Palestina.” katanya.

Dia menambahkan, bahwa adalah hak kami untuk bekerja untuk mencapai impian dan tujuan nasional kami. Kami tidak akan menerima upaya untuk membungkam kami dan mencegah kami mengungkap kejahatan dan praktik rasis pendudukan dan kami tidak akan pernah menerima keselarasan Inggris ini dengan kebijakan negara pendudukan dengan mengorbankan hak, kebebasan, dan tanah air kami.

Birawi menekankan, tidak peduli berapa banyak kejahatan pendudukan meningkat, itu tidak akan menghalangi kami untuk menuntut hak-hak kami dan mendukung rakyat kami dan tanah air kami.

Festival tahun ini memberikan penghargaan pengakuan kepada mantan ketua Persatuan Mahasiswa Nasional (NUS) Shaima Dallali atas dukungannya yang luar biasa terhadap perjuangan Palestina dan komunitasnya di Inggris. Penerima penghargaan lainnya adalah seorang advokat pengacara hak asasi manusia terkemuka dan presiden Pusat Keadilan Internasional untuk Palestina (ICJP), Tayab Ali, direktur Monitor Timur Tengah (MEMO) Daud Abdullah, Profesor Kamel Hawwash, Ketua Kampanye Solidaritas Palestina ( PSC) dan Anggota Parlemen Irlandia Richard Boyd.

Selama acara berlangsung, para hadirin mengheningkan cipta selama satu menit untuk arwah para syuhada Palestina. Mereka dihibur oleh tarian tradisional Palestina Dabkeh grup MEK dari Kafr Qassem dan Jaffa, serta penampilan anak-anak dari grup musik Yasmine Al-Sham yang beranggotakan anak-anak Palestina, Mesir, dan Suriah di Inggris.

 

Sumber: Middleeastmonitor