Dengan Senapan Mesin, Marinir Israel “Brondong” Kapal Nelayan Palestina

Dengan Senapan Mesin, Marinir Israel “Brondong” Kapal Nelayan Palestina

NewsINH, Gaza – Pasukan Marinir angkatan laut Israel menyerang perahu nelayan milik warga Gaza, Palestina dengan menggunakan senapan mesin  di lepas pantai utara Jalur Gaza, Kamis (23/6/2022) pagi kemarin waktu setempat. Para nelayan dipaksa mundur dan  disuruh henggang dari kawasan tersebut.

Menurut seorang koresponden Wafa, para nelayan sedang berlayar di pantai Al-Sudaniya dan Al-Waha, sampai kapal perang Israel menyerang mereka dengan senapan mesin, memaksa mereka untuk meninggalkan perjalanan memancing mereka dan kembali ke rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun perlakuan tentara Israel terhadap sejumlah nelayan tersebut dinilai telah melanggar hak kemanusian  dan kedaulatan Palestina. Pasalnya, mereka beranggapan laut tersebut merupakan wilayah Gaza.

Menurut Asosiasi Nelayan Palestina di Gaza, ada sekitar 4.000 nelayan yang bekerja di sektor perikanan Gaza, mereka harus menghidupi sekitar 50.000 jiwa yang menjadi tanggungan.

Profesi tersebut telah dianggap berbahaya oleh organisasi hak asasi manusia karena pelecehan Israel terhadap nelayan di laut.

Sementara itu,  sejumlah tank dan buldoser Israel yang dikawal beberapa kendaraan militer menyerbu pagar selatan Jalur Gaza dan menembaki para petani Palestina yang sedang bercocok tanam.

Petani Palestina diusir paksa dari daerah itu oleh tentara Israel yang menembakkan gas air mata dan tembakan langsung ke arah mereka.

Tentara Israel secara teratur menembak dan meratakan lahan pertanian di daerah sekitar pagar, menyebabkan kerusakan besar pada tanaman dan mencegah petani mengerjakan ladang mereka. Selain itu, pasukan pendudukan menyemprotkan bahan beracun untuk merusak tanaman dan memaksa petani menjauh dari tanah mereka.

Customer Support kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!