China Sebut Tragedi Jurnalis Aljazeerah bisa Dihindari jika Palestina dapat Keadilan

China Sebut Tragedi Jurnalis Aljazeerah bisa Dihindari jika Palestina dapat Keadilan

News INH, Beijing – Peringatan hari Nakba, Pemerintah China di Beijing mengecam pembunuhan terhadap jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh. Menurut pejabat negeri Tirai Bambu itu mengatakan penolakan terhadap keadilan Palestina mengakibatkan tragedi seperti pembunuhan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh terus terjadi.

Wakil Menteri Luar Negeri China Hua Chunying menyerukan diakhirinya “ketidakadilan historis” selama lebih dari 70 tahun terhadap Palestina.

Menandai Hari Nakba, Hua menulis di Twitter “seandainya lebih penting dan keadilan diberikan kepada orang-orang Palestina, tragedi Shireen Abu Akleh bisa dihindari.”

Diperingati setiap tanggal 15 Mei, Hari Nakba, atau Hari Bencana, menandai pengusiran paksa tahun 1948 terhadap hampir 800.000 warga Palestina dari rumah mereka oleh geng-geng Zionis di Palestina.

Tahun ini, Hari Nakba diperingati empat hari setelah Abu Akleh terbunuh saat meliput serangan militer Israel di kota Jenin, Tepi Barat.

Pejabat Palestina dan Al Jazeera mengatakan dia dibunuh oleh pasukan Israel. Banyak pemerintah dan organisasi internasional telah mengupayakan penyelidikan transparan atas pembunuhan Abu Akleh.

Pelapor Khusus PBB untuk Palestina Francesca Albanese menyebut pembunuhan itu “sebuah potensi kejahatan perang.”

 

Sumber: aa.com.trkleh

Customer Support kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!