Tubuh Digerogoti Kanker Payudara, Bantu Ibu Siti Nur Hasanah Sembuh!

Ibu Siti Nur Hasanah saat ini mengidap penyakit kanker payudara yang mulai menggerogoti tubuhnya sedikit demi sedikit. Yuk Bantu Ibu Siti Nur Hasanah Sembuh!

  • INH for Humanitarian
    28 Oct 2021
    Detail

    Perkenalkan saya Supriyanto kordinator Sahabat Relawan INH. Kami kedatangan kakak dari Siti Nurhasanah, pasien dengan kanker payudara stadium 4. Saat ini pihak keluarga ibu Siti sudah mengupayakan pembuatan kartu asuransi kesehatan gratis namun tidak disetujui. Dan jika daftar BPJS, keluarga Siti tidak mampu karena jumlah anggota keluarga banyak. Saat ini Siti sedang terbaring di rumahnya dalam kondisi darah terus mengalir keluar dari payudaranya yang penyakitnya semakin menyebar dan butuh tindakan urgen.

     

    Baru satu tahun ini, Siti Nurhasanah (53) mengetahui dirinya terkena penyakit kanker payudara. melalui cek pemeriksaan radiologi, Siti mengetahui kankernya sudah masuk stadium tiga pada tahun lalu. Menurut dokter, Siti sudah memiliki sel kanker ini sejak 4 tahun lalu dan kini kondisinya harus segera diangkat. Namun, karena keluarga Siti tidak bisa daftar BPJS berbayar, keluarganya berulang kali mencoba asuransi kesehatan gratis untuk keluarga miskin, namun beberapa kali mencoba semuanya gagal. Kini Siti menunggu keajaiban dari Tuhan.

     

    Sejak satu tahun lalu, keluarga hanya baru melakukan cek Radiologi dengan hasil R. Mamae Sinistra jam 7 periareola, FNA: Ductal Carcinoma dengan penjalaran Pagetoid ke puting (paget's disease). Selama ini Siti dibuatkan resep obat yang harus ditebus sebesar 500rb sekali tebus. Sedangkan suami Siti saja sedang tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya kerja serabutan, juga masih ada tiga anak yang harus dibiayai Siti dan suami. Tidak ada pengobatan lanjutan, bahkan untuk biaya rontgen pun dibatalkan karena tidak ada biaya.

     

    Siti dulu pernah berjualan bakso, namun sejak pandemi datang, usaha kecilnya harus tutup karena tidak bisa menutupi kebutuhan keluarganya. Sementara, suami hanya buruh panggilan, dan ikutan kehilangan mata pencaharian sejak pandemi. mereka memiliki tiga anak saat ini yang tinggal bersama mereka. Di saat ujian pandemi masih berlangsung beberapa tahun, ujian lainnya berdatangan, Siti mengalami sakit dan mengetahui dirinya mendapat kanker payudara. beban ujian belum sampai di situ, berbagai upaya dilakukan agar Siti bisa mendapatkan pengobatan termurah bahkan gratis, namun berbagai upaya gagal. karena kondisi miskin yang dia miliki, akhirnya Siti pasrah dengan kondisinya saat ini. Sempat berobat beberapa kali saja dengan bantuan dari saudara-saudaranya, Siti harus menebus obat resep rutin. Walau pun kondisinya semakin parah dengan semakin melebarnya kanker yang dialami siti. Saat ini Siti butuh dana urgen untuk melakukan penanganan cepat atas kanker payudaranya. Setiap hari, darah keluar banyak dengan luka yang dibiarkan terbuka tanpa ada upaya medis selain obat resep yang bisa dia minum.

     

    daf25df4-37b7-11ec-a268-5e5f4914cd85_6569DA3A7927D201.jpg

    Siti dalam kondisi pasrah menerima takdir, karena bantuan medis yang dia harapkan belum ada sampai saat ini. Keluarganya berharap ada bantuan luar karena sudah tidak sanggup untuk membiayai upaya penanganan pengobatan Siti

     

    untuk operasi dibutuhkan sekitar 60-80 juta dan obat-obatan sekitar 40 juta. dengan total dana yang dibutuhkan sekitar Rp100.000.000. Dana ini akan disalurkan dengan kebutuhan dari awal pemeriksaan sampai perawatan setelah sembuh

     

    karena daftar BPJS tidak sanggup, dan upaya pendaftaran askes gratis keluarga miskin juga gagal berulang kali jadi butuh dana urgen untuk melakukan penanganan cepat dan operasi pengangkatan payudara

     

    Saya hanya menyampaikan kondisi urgen yang dihadapi saudara kita di negara ini yang sedang kesulitan dan terus berdoa kepada Tuhan untuk diberikan jalan kemudahan atas penyakit yang sedang dihadapinya. Semoga yang tergerak hatinya membantu Siti mendapatkan amal jariyah kebaikan tak terhenti.

3 Nov 2021

Di bumi Allah

"Semoga jadi penghapus dosa aminn"

Rp 50.491

2 Nov 2021

Anonim

"Bismillah,, semoga berkah"

Rp 500.445

29 Oct 2021

Rina

"Syafakallah"

Rp 50.044

29 Oct 2021

Anonim

"Smg lekas sembuh"

Rp 50.206

28 Oct 2021

Hamba Allah

"Semoga ibu segera sembuh…"

Rp 50.362