Bubarkan Aksi Protes Warga Palestina Polisi Israel Tembakan Gas Air Mata

Bubarkan Aksi Protes Warga Palestina Polisi Israel Tembakan Gas Air Mata

NewsINH, Al Quds – Aksi protes warga Palestina atas pengepungan dan mengunci akses keluar masuk Kamp Shufat oleh otoritas Israel mendapat perlakuan represif dari pasukan anti huru-hara Israel. Para serdadu bersenjata lengkap ini menyerang dan membubarkan para demonstran dengan menembakan gas air mata.

Dilansir dari kantor berita Palestina, Wafa, Kamis (13/10/2022) Pasukan Israel menyerang sebuah aksi duduk yang diadakan di dekat pos pemeriksaan militer Shufat sebagai protes terhadap penutupan menyeluruh tentara Israel dan kebijakan hukuman kolektif terhadap kamp pengungsi Shufat dan kota Anata di dekatnya.

Pasukan menyerang aksi mereka dengan menembakan tabung gas air mata, dan granat kejut. Akibat tindakan represif tersebut, seorang penasihat Kantor Kepresidenan Palestina untuk Urusan Yerusalem, Ahmed Al Ruwaidi mengalami luka-luka. Pasukan Israel juga menahan dua orang pemuda Palestina.

Pihak Israel mengklaim, penduduk kamp telah melakukan pembangkangan sipil terhadap kebijakan hukuman kolektif Israel yang kejam terhadap lebih dari 130.000 orang yang tinggal di kamp dan kota Anata. Yerusalem dan beberapa kota di Tepi Barat hari ini melakukan pemogokan umum sebagai protes terhadap tindakan Israel untuk mendukung kamp pengungsi Shufat dan Anata.

Sementara itu, di Nablus pemukim Israel menutup jalan utama di Huwwara dan menyerang warga Palestina

Juru bicara faksi Fatah di kota Huwwara, Awwad Najem mengatakan bahwa sekelompok pemukim berkumpul di sepanjang jalan utama di kota itu, mengamuk di daerah itu dan menyerang kendaraan Palestina.

Seorang pria Palestina menderita memar dan luka setelah diserang oleh pemukim di kota Huwwara. Pemukim juga masuk ke supermarket di daerah itu dan menyerang pemiliknya dengan semprotan merica.

Tak hanya itu, para pemukim juga menyerang bagian selatan kota tersebut dan membakar barak dan truk kargo milik penduduk lokal di kota Qasra. Warga berusaha untuk menangkis serangan pemukim, yang menyebabkan bentrokan.

“Para pemukim Israel juga membakar tiang listrik di daerah tersebut,” ujar sumber-sumber lokal tersebut.

 

Sumber: Wafa