Berita, indonesia, internasional

Warga Panik, Gempa 5,6 Magnitudi Guncang Pangandaran

Warga Panik, Gempa 5,6 Magnitudi Guncang Pangandaran
Gempa 5,9 magnitudo guncang Pangandaran, jawa Barat

Gempa 5,9 magnitudo guncang Pangandaran, jawa Barat (inh.or.id)

News INH, Tasikmalaya Gempa dengan kekuatan 5,9 magnitudo mengguncang bagian selatan Pulau Jawa, tepatnya di titik koordinat 8.22 Lintang Selatan (LS) 107.87 Bujur Timur (BT) atau sekitar 90 KM Barat daya dari Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, Minggu (25/10/2020) pagi.

Informasi yang dihimpun INH News, Gempa diperkirakan terjadi pada pukul 07.56 WIB. Akibatnya, sebagain warga yang berada di dekat lokasi gempa mengalami kepanik dan berhamburan keluar rumah. Seperti halnya yang dirasakan oleh warga Jalan Buninagara Satu, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

“Allahu akbar, kaget getaranya cukup berasa dan kami sekualurga memilih untuk keluar dari dalam rumah, ” ujar Mustofa (23) yang mengaku saat kejadian dirinya sedang menikmati sarapan bersama keluarganya.

Warga-Panik,-Gempa-5,6-Magnitudi-Guncang-Pangandaran

Atap rumah warga di Kampung Penembong Kabupaten Tasikmalaya ambruk akibat guncangan gempa Pangandaran, Ahad, 25 Oktober 2020. (Galamedia)

Mustofa menjelaskan, getaran yang ia rasakan cukup besar dan membuat lampu milik rumahnya bergoyang cukup lama. “Lampu rumah kami bergerak tapi alhamdulillah tidak sampai jatuh dan merusak rumah,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh, Eva (38). Ibu satu anak ini menuturkan saat kejadia berlangsung dirinya sedang berada didapur untuk menyiapkan makan pagi. Dari luar rumah terdengar suara warga berteriak gempa-gempa hingga akhirnya ia pun ikut keluar dan memilih berlindung dilokasi yang aman. “Sekitar dua kali kayaknya, getaranya cukup kenceng, makanya kami memilih untuk keluar untuk jaga-jaga takut ada bangunan yang rusak.” ungkapnya.

BACA JUGA: Sejumlah Daerah Persiapkan Upaya Mitigasi Bencana Tsunami

BACA JUGA: INH Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Sukabumi

Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, getaran gempa 5,9 magnitudo pada Minggu pagi ini terasa di Kabupaten Tasikmalaya hingga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, gempa yang berpusat di kedalaman 10 kilometer itu tak berpotensi tsunami. Meski demikian BMKG menghimbau agar warga tetap hati-hati dengan gempa susulan yang mungkin terjadi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *