Berita, Info, internasional, Palestina

DK PBB Diminta Tolak Rencana Perdamaian Trump untuk Palestina

DK PBB Diminta Tolak Rencana Perdamaian Trump untuk Palestina

DK PBB Diminta Tolak Rencana Perdamaian Trump untuk Palestina

Sumber foto: Kemenlu dok

 

New York – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didesak negara-negara anggota untuk menolak rencana perdamaian Donald Trump untuk isu Israel-Palestina yang dianggap menguntungkan sisi Israel saja.

Pertemuan yang diprakarsai Indonesia bersama Tunisia tersebut memfasilitasi suara Presiden Palestina Mahmud Abbas di New York pada Selasa (11/2) paska pengumuman proposal yang disampaikan pada 28 Januari 2020.

“Rencana ini, atau bagian apapun dari rencana ini, seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai sebuah rujukan internasional bagi perundingan,” ujar Abbas dalam pertemuan sebagaimana dikutip media.

Pada pertemuan, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menegaskan posisi badan dunia tersebut mengenai konflik Israel-Palestina yang berdasarkan two-state solution sesuai dengan berbagai resolusi DK dan Majelis Umum PBB, serta Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit.

Sementara Indonesia dan beberapa negara lainnya, menyuarakan dukungan penuh kepada Palestina, seraya mengingatkan kembali peran PBB, terutama DK PBB, untuk melakukan hal yang benar dan adil bagi rakyat Palestina.

DK PBB Diminta Tolak Rencana Perdamaian Trump untuk Palestina

Sumber foto: Kemenlu dok

“Perkenankan saya menyampaikan kembali solidaritas dan dukungan penuh pemerintah dan bangsa Indonesia terhadap perjuangan Palestina”, demikian disampaikan langsung Wakil Tetap RI untuk PBB, Dubes Dian Triansyah Djani kepada Presiden Palestina di pertemuan dalam laman resmi Kemenlu.

Dalam pidatonya, Dubes Djani menegaskan posisi Indonesia yang jelas dan konsisten dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina, yang mengakar kuat pada amanat konstitusi. Indonesia konsisten pada penyelesaian two-state solution dan mengecam berbagai tindakan Israel yang terus menduduki wilayah Palestina yang dapat berdampak pada upaya mencapai perdamaian.

Baca Juga: Setidaknya 260 jenazah Palestina di Tahan Israel

Selanjutnya, ditekankan perlunya memulai kembali dialog dan negosiasi multilateral yang kredibel di antara pihak-pihak terkait, seraya menggarisbawahi bahwa apapun solusi praktis dalam hal ini tidak boleh bertentangan dengan hukum internasional.

Indonesia juga mengingatkan bahwa DK PBB berhutang kepada rakyat Palestina untuk menemukan solusi berkelanjutan atas situasi kemanusiaan rakyat Palestina yang sangat memprihatinkan.

Sesuai dengan mandat UUD 1945, Indonesia akan meneruskan upaya diplomasi di PBB guna mendorong terpenuhinya hak-hak bangsa Palestina.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *