Situasi di Jalur Gaza Mengkhawatirkan, PBB Sebut Tak Ada Lagi Tempat Aman

Situasi di Jalur Gaza Mengkhawatirkan, PBB Sebut Tak Ada Lagi Tempat Aman

NewsINH, Washington – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengungkapkan kekhawatirannya mengenai situasi di Jalur Gaza dengan mengatakan “tidak ada tempat yang aman” di wilayah kantung yang terkepung tersebut.

“Tingkat pertempuran dan kehancuran yang ekstrem di Gaza tidak dapat dipahami dan tidak dapat dibenarkan… Di mana-mana terdapat potensi zona pembunuhan,” kata Guterres pada akun resminya di platform sosial media X.

Ini saatnya bagi semua pihak yang berkonflik untuk menunjukkan keberanian dan kemauan politik untuk bersepakat pada akhirnya, tambah dia.

Secara terpisah, juru bicara Guterres, Stephane Dujarric mengatakan PBB mengingatkan semua pihak untuk menghormati kewajiban mereka di bawah hukum humaniter internasional dan untuk selalu berhati-hati dalam “menyelamatkan warga sipil dan objek sipil.”

“Saya dapat memberitahu Anda lebih lanjut bahwa kami dan mitra kemanusiaan kami terus membantu keluarga yang mengungsi dari Gaza utara ke daerah di selatan,” katanya kepada wartawan.

Dujarric menyoroti bahwa Kantor PBB dan Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa dengan setiap arahan evakuasi baru, keluarga-keluarga di Gaza dipaksa untuk membuat pilihan yang mustahil: Mereka tetap berada di tengah pertempuran aktif atau melarikan diri ke daerah-daerah yang memiliki sedikit ruang atau layanan.

“Tidak ada tempat yang aman di Gaza. Tidak ada tempat bernaung, tidak ada rumah sakit, dan tidak ada yang disebut zona kemanusiaan,” tegasnya.

Sementara itu, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada Senin mengatakan pembersihan Jalur Gaza dari puing-puing yang disebabkan oleh serangan mematikan Israel akan memakan waktu sampai sekitar 15 tahun.

“Diperlukan waktu hingga 15 tahun untuk membersihkan sekitar 40 juta ton puing-puing perang di Gaza,” kata UNRWA, mengutip penilaian yang dilakukan Program Lingkungan PBB (UNEP).

Mereka menyebutkan bahwa pemindahan puing-puing perang di Gaza akan membutuhkan lebih dari 100 truk dan menelan biaya lebih dari 500 juta dolar Amerika (sekitar Rp8,10 triliun).

“Puing-puing tersebut menimbulkan ancaman mematikan bagi orang-orang di Jalur Gaza karena reruntuhan itu dapat berisi persenjataan yang belum meledak dan zat-zat berbahaya,” tambah badan PBB tersebut.

Bulan lalu, Radio Angkatan Darat Israel, mengutip pejabat militer, mengatakan bahwa sekitar 50 ribu bom telah dijatuhkan di Gaza oleh pesawat tempur Israel sejak 7 Oktober lalu, seraya menambahkan bahwa antara 2 – 3 ribu bom tidak meledak.

Karena mengabaikan resolusi PBB yang menuntut gencatan senjata segera, Israel telah menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutalnya yang mematikan di Gaza sejak 7 Oktober.

Israel, yang mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk terapkan gencatan senjata segera, telah menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutal yang terus berlanjut di Gaza sejak serangan 7 Oktober tahun lalu oleh kelompok Palestina Hamas.

Hampir 38.700 warga Palestina telah terbunuh, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 89 ribu orang terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Lebih dari sembilan bulan setelah serangan Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang keputusan terbarunya memerintahkan Israel untuk segera menghentikan operasi militer di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum diinvasi pada 6 Mei.

 

Sumber : Republika

Presdir INH Kukuhkan Pengurus LKSA Siti Fatimah

Presdir INH Kukuhkan Pengurus LKSA Siti Fatimah

NewsINH, Bogor – Presiden Direktur International Networking for Humanitarian (INH), Lukmanul Hakim mengukuhkan pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Siti Fatimah, di rumah makan Tekko, Nagrak, Gunung Putri Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2024).

Dalam acara pengukuhan tersebut juga di lanjut dengan kegiatan diskusi yang dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang beberapa narasumber dinataranya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma’rup, dan Manager Program INH Ibnu Hafidz

Dalam sambutanya, Lukmanul Hakim berharap pengukuhan atau pelantikan ini tidak hanya sekeder acara seremonial, akan tetapi justru menjadi langka awal para pengurus LKSA Siti Fatimah untuk bisa menjalankan roda organisasi yang lebih baik, terstruktur, sistematis dan berjalan sesuai kaidah-kaidah yang ada.

“LKSA Siti Fatimah ini merupakan bagian dari kelaurga besar INH, ini merupakan Lembaga yang menjadi binaan kami dan memiliki kerja-kerja sosial fokus pada persoalan anak-anak yatim, dhuafa,” kata Lukman.

Lukman berharap, usai dikukuhkan para pengurus LKSA ini segera merancang program kerja satu tahun kedepan sehingga target dan sasaran yang menjadi tanggung jawab sosial secara kelembagaan bisa berjalan sesuai visi-misinya.

“Sebagaimana organisasi dan lembaga pada umumnya, kami meminta kepada pengurus yang hari ini dikukuhkan secara resmi agar segera merancang program kerja, kami yakin dengan struktur pengurus yang memiliki kemampuan dan integritas itu bisa menjalankan roda organisasi lembaga dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Istiqoma A.M, Ketua LKSA Siti Fatimah mengucapkan terimakasih atas dukungan kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara pengukuhan pengurus lembaga dan FGD tersebut. Menurutnya, acara tersebut tidak akan bisa berjalan tanpa adanya kerja keras dari semua pihak baik pengurus LKSA sendiri maupun dari induk organisasi yakni INH yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara tersebut.

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam suksesi acara hari ini, semoga langka awal ini bisa menjadi spirit kami dalam mengemban amanah ini, kami akan bekerja semaksimal mungkin dalam mengembangkan dan menjalankan roda organisasi,” tegasnya.

Usai pengukuhan ini, kata Istiqomah pihaknya akan berlari kencang dalam menjalankan program kerja yang telah di rancang untuk satu tahun kedepan, terutama persoalan pemberdayaan anak-anak yatim dan dhuafa yang ada disekitaran wilayah kerja LKSA Siti Fatimah ini.

“Alhamdulillah secara tidak langsung kami sudah memulainya semenjak LKSA di launcing pada bulan April atau tepatnya pada bulan ramadan kemarin, yakni dengan ditandainya acara buka puasa dan santunan anak yatim dan dhuafa  untuk warga disekitaran kantor LKSA Siti Fatimah,” imbunya.

Selain LKSA Siti Fatimah, INH juga memiliki lembaga lain seperti Teras Ziswaf, Mulhimah dan Badan Otonom yakni Sahabat Relawan (Share) INH dan juga badan usaha seperti Tangkas Outbound. INH berkomitmen terus menjadi lembaga kemanusiaan yang bisa dirasakan kemanfaatanya bagi banyak masyrakat baik di tingkat nasional maupun internasional. (***)

 

RI dan Mesir Sepakati Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan untuk Palestina

RI dan Mesir Sepakati Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan untuk Palestina

NewsINH, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Mesir memperkuat kerja sama dalam misi untuk mendukung kemanusiaan dan pembangunan di Palestina.

Hal tersebut disampaikan Wapres ketika menerima kunjungan Grand Syekh Al Azhar Mesir Ahmad Muhammad Ahmad At Tayyeb di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (10/7/2024) kemarin.

Dalam pertemuan ini, Wapres menyoroti krisis yang terjadi di Gaza, Palestina. Untuk itu, ia menekankan pentingnya komitmen Indonesia dan Mesir untuk selalu mendukung Palestina.

“Saya yakin Indonesia dan Mesir akan terus solid mendukung Palestina. Perhatian Indonesia pada situasi krisis di Gaza begitu besar,” ucap Wapres.

Wapres pun menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk terus berkolaborasi dengan Mesir dalam penyaluran bantuan kemanusiaan. Selain itu, ia mencatat potensi kerja sama dalam pengelolaan wakaf dan sedekah dengan Al Azhar, dengan tujuan jangka panjang yang berdampak besar bagi pembangunan nasional.

“Dalam jangka panjang, pengelolaan wakaf dan sedekah dapat berdampak besar bagi pembangunan nasional. Saya berharap Bayt Zakat As Sadaqat Al Azhar dapat bekerja sama dengan Baznas dan Badan Wakaf Indonesia terkait hal ini,” ujar Wapres.

Menanggapi hal tersebut, Grand Syekh menyampaikan salam hormat dari Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa Presiden al-Sisi mengapresiasi peran penting Indonesia dalam membantu rakyat Gaza, terutama setelah perang yang dimulai sejak 7 Oktober 2023.

“Kami bersama Presiden al-Sisi sangat memperhatikan peran penting Indonesia dalam membantu saudara-saudara kita di Gaza, khususnya pasca perang 7 Oktober 2023. Kami berharap Indonesia terus mendukung upaya gencatan senjata di Gaza, membantu pengembalian warga yang terusir, dan meningkatkan bantuan kemanusiaan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan Indonesia pada Palestina dan solidaritas Indonesia pada Mesir yang menangani pengungsi Palestina, Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan medis darurat senilai 1 juta dolar AS untuk pengungsi Palestina di Mesir pada 4 April 2024.

Bantuan itu diserahterimakan dari pejabat eselon II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada pejabat eselon II Kementerian Kesehatan Mesir di Kairo, disaksikan oleh Kepala BNPB.

Bantuan tersebut merupakan respons Pemerintah Indonesia atas permintaan bantuan Kementerian Kesehatan Mesir yang disampaikan pada Januari 2024. Realisasi bantuan sempat tertunda karena serangan Israel di Rafah antara Februari-Maret 2024 yang menyebabkan arus bantuan tersendat bahkan sempat terhenti.

 

Sumber: Gazamedia

Israel Tingkatkan Serangan ke Gaza Ditengah Perundingan Gencatan Senjata

Israel Tingkatkan Serangan ke Gaza Ditengah Perundingan Gencatan Senjata

NewsINH, Gaza – Ribuan warga Palestina mengungsi ke segala arah untuk menghindari perluasan serangan darat Israel di Kota Gaza yang dilanda perang, dan tidak tahu di mana tempat yang aman dari serangan Israel, kata PBB. Meningkatnya pemboman Israel belakanga terjadi saat perundingan gencatan senjata dengan Hamas.

“Banyak yang mengungsi akibat tembakan dan pemboman, dan sangat sedikit yang bisa mengamankan harta benda mereka,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Selasa (9/7/2024) kemarin, menurut kantor berita The Associated Press.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan menggambarkan pengungsian massal terbaru akibat perintah evakuasi militer Israel sebagai “kekacauan yang berbahaya”. Mereka yang melarikan diri harus melakukan perjalanan melalui daerah di mana pertempuran sedang terjadi – atau ke daerah di mana perintah evakuasi Israel telah dikeluarkan, kata Dujarric.

Ia menambahkan bahwa warga sipil harus dilindungi. “Mereka yang berangkat harus mempunyai waktu yang cukup untuk melakukannya, serta jalur yang aman dan tempat yang aman untuk pergi,” ujarnya.

Para pejabat Israel yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan dimana perundingan ini akan berlangsung, namun telah ada kesepakatan mengenai agenda-agenda yang lebih kecil dalam perundingan gencatan senjata tersebut.

Mereka mengatakan bahwa mereka bersedia melakukan upaya besar untuk mencapai kesepakatan karena ada peluang nyata untuk mencapai terobosan, meskipun hal itu memerlukan waktu. Masih ada permasalahan yang sulit di kedua belah pihak – dan perlu diingat bahwa pada hari Ahad lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merilis daftar beberapa hal yang tidak dapat dinegosiasikan dalam pembicaraan ini.

Yang paling atas dalam daftar tersebut adalah Netanyahu yang mengatakan bahwa sampai semua tujuan perang tercapai – sampai ada kemenangan mutlak atas Hamas – perang harus terus berlanjut, bahkan jika ada jeda dalam pertempuran yang bisa dipastikan sebagai hasilnya. dari pembicaraan ini.

Padai Senin, Hamas merilis beberapa pernyataan – di antaranya mengatakan bahwa aksi militer dan agresi yang berkelanjutan di Jalur Gaza akan menggagalkan perundingan ini dan bahwa para perunding harus melakukan intervensi.

Delegasi Israel dijadwalkan tiba di ibu kota Qatar, Doha, pada hari Rabu, kemudian mereka akan kembali ke ibu kota Mesir, Kairo, pada hari Kamis untuk melanjutkan perundingan, sementara masih ada permasalahan yang sulit antara kedua belah pihak.

 

Sumber: republika

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, INH Bangun Sumur Kebaikan di Kamp Pengungsian Gaza

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, INH Bangun Sumur Kebaikan di Kamp Pengungsian Gaza

NewsINH, Gaza – Lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH) tengah melaksanakan proyek pembangunan sumur kebaikan di kamp pengungsian, Khan Younis tekat Universital Al Aqsa, Gaza Selatan, Palestina.

Sumur kebaikan ini akan dimanfaatkan sekitar enam ribu pengungsi yang tinggal diwilayah tersebut, untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Doakan kami semoga pembangunan sumur kebaikan untuk saudara-saudara kita di kamp pengungsian ini bisa segera selesai, target kami dua pekan air sudah bisa dimanfaatkan,” kata Ibnu Hafidz Manager Program INH, Rabu (10/7/2024).

Menurutnya, sejak terjadinya penyerangan militer zionis Israel ke wilayah Gaza, air bersih menjadi persoalan yang mendasar dan merupakan kebutuhan utama baik untuk bersuci, maupun kebutuhan sehari-hari.

“Krisis air bersih di Gaza sangat mencemaskan oleh karena itu pembangunan sumur kebaikan ini menjadi salah satu solusi untuk mengantisipasi terjadinya krisis air bersih di lokasi pengungsian,” jelasnya.

Dari data statistik resmi hari ke 270 genosida Israel yang dikeluarkan Media Kantor Pemerintahan di Gaza setidaknya 47, 925 jiwa telah menjadi korban kebrutalan zionis Israel. 10 ribu lebih masih tertimbun dan hilang sejak penyerangan pada 7 oktober 2023 silam. Korban Syahid didominasi oleh anak-anak dan wanita.

Tak hanya merenggut korban jiwa, aneksasi Israel di Gaza juga telah menghancurkan 195 kantor pusat pemerintahan, 113 sekolah dan kampus, sebanyak 608 masjid hancur dan 3 gereja juga menjadi sasaran kebiadaban tentara Israel.

Sementara itu,  150 ribu unit rumah warga hancur total, 453 ribu mengalami kerusakan. Penyerangan itu juga menyasar 34 rumah sakit rusak dan toidak bisa beroperasi dan 64 unit layanan kesehatan lainya baik klinik maupun puskesmas berhenti beroperasi.

Kerugian secara materi ditaksir mencapai 33 milyar dolar, dan untuk bisa kembali membangun Gaza diperkirakan membutuhkan waktu selama 16 tahun. (***)

Indonesia Kutuk Serang Biadab Israel ke Sekolah di Gaza

Indonesia Kutuk Serang Biadab Israel ke Sekolah di Gaza

NewsINH, Gaza – Indonesia mengutuk keras serangan biadab Israel terhadap sekolah al-Jaouni, Gaza Tengah yang dioperasikan oleh Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

“Indonesia kutuk keras serangan biadab Israel terhadap sekolah al-Jaouni di kamp pengungsi Nuseirat yang dioperasikan UNRWA di Gaza Tengah (6/7),” kata Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui pernyataan di X, Senin.

Kemlu menegaskan bahwa Israel terus melakukan kekejaman serta pelanggaran hukum internasional dan berakibat pada jumlah korban jiwa sipil yang terus bertambah.

Kemlu menyoroti sikap dari Dewan Keamanan PBB dan negara-negara pendukung Israel karena tidak kunjung mengambil sikap tegas kepada Israel yang telah membunuh lebih dari 38.000 warga Palestina dan serta lebih dari 87.000 lainnya terluka.

“Apakah seluruh kekejian seperti ini masih belum cukup juga bagi DK PBB dan negara-negara pendukung Israel untuk mengambil tindakan tegas terhadap Israel?” ucapnya.

Kementerian Kesehatan Gaza sebelumnya menyatakan bahwa pasukan Israel melakukan pembantaian di sebuah sekolah di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah.

Aksi biadab militer Zionis itu menewaskan sebanyak 16 warga sipil Palestina dan melukai 50 lainnya.

Kelompok perjuangan Palestina Hamas mengatakan serangan tersebut merupakan bagian dari genosida yang sedang dilakukan tentara teroris Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Hamas menuntut masyarakat internasional dan PBB agar mengambil tindakan segera guna menghentikan kekerasan Israel dan kejahatan perang yang terus dilakukannya serta mengambil langkah efektif untuk mencegah mesin pembunuh Zionis melanjutkan kejahatannya terhadap warga tak berdaya di Gaza.

Sementara itu, kantor media pemerintah Gaza menyatakan Israel telah menyerang 17 sekolah dan sarana penampungan pengungsi di dalam kamp sejak Tel Aviv melancarkan invasi militer ke Jalur Gaza dengan dukungan penuh Amerika Serikat pada 7 Oktober 2023.

Warga Palestina telah menggunakan gedung-gedung sekolah sebagai tempat berlindung setelah rumah-rumah dan wilayah permukiman mereka hancur lebur akibat serangan udara dan darat Israel.

 

Sumber: Gazamedia

Sumbang 200 Juta, Jazuli Juwaini Ikut “Saweran” Bangun Kampung Indonesia di Gaza

Sumbang 200 Juta, Jazuli Juwaini Ikut “Saweran” Bangun Kampung Indonesia di Gaza

NewsINH, Jakarta –  Krisis kemanusiaan di Gaza semakin mengkhawatirkan di mana jutaan warga Palestina telantar akibat konflik yang tak kunjung berakhir. Sejumlah lembaga kemanusiaan diberbagai dunia pun terus menggalang kekuatan untuk mengatasi krisis tersebut, termasuk lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian atau INH yang berbasis di Indonesia.

INH menjadi salah satu lembaga kemanusiaan yang menggagas program”Bangun Gaza Kembali” dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam merealisasikan program tersebut. Pasalnya, pembangunan atau rehabilitasi Gaza yang hancur akibat serangan zionis Israel itu membutuhkan banyak tenaga dan biaya tidak bisa dipikul secara sendiri-sendiri alias “saweran”.

“Alhamdulillah hari ini kami sangat berterimakasih kepada Bapak Jazuli Juwaini Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS)  yang telah mendukung dan membantu kami untuk mensuksesnya program Bangun Gaza Kembali baik secara materi maupun dukungan lainya,” kata Suprianto Koordinator Nasional Sahabat Relawan INH (Share-INH) di Komplek Parlemen, Senanyan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024).

Menurutnya, bantuan uang tunai sebesar Rp 200 juta yang diberikan secara langsung oleh Jazuli Juwaini merupakan bantuan sosial kemanusiaan secara pribadi yang dititipkan ke INH untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza, Palestina yang saat ini hidup dalam bayang-bayang kelaparan dan tak memiliki tempat tinggal yang layak.

“Amanah ini akan kami sampaikan kepada saudara kita di Palestina, khusunya mereka yang ada di Jalur Gaza kami juga terus melakukan penggalangan dana untuk merelasisasikan terwujudnya program “Bagun Gaza Kembali”,” jelasnya.

Sementara itu, Jazuli Juwaini mengapresiasi langka INH yang telah berfikir lebih cepat dalam membantu pemulihan Gaza, meski konflik diwilayah tersebut belum memiliki titik terang kapan akan berakhir.

Menurutnya, krisis kemanusiaan di Jalur Gaza sudah sangat memprihatinkan, bahkan jumlah orang yang telantar di Jalur Gaza kini mencapai angka mencengangkan, yaitu 1,9 juta jiwa.

“Lebih dari satu juta orang terpaksa mengungsi, mencari perlindungan di tempat-tempat yang masih aman, meninggalkan kehidupan mereka yang hancur oleh kekerasan perang. Penderitaan warga Gaza sudah saatnya dihentikan, kemerdekaan bangsa Palestina harus di wujudkan,” tegasnya.

Anggota dewan empat periode ini, mengajak kepada semua lapisan masyarakat agar kembali menengok kondisi Gaza yang belum terbebas dari penderitaan dan cengraman zionis Israel. Konflik Israel-Palestina harus disudahi.

“Ini jelas penjajahan di abad modern, Palestina-Israel tidak semata-mata konflik agama tetapi ini persoalan kemanusiaan yang sudah sangat akut dan harus dihentikan,” tegasnya.

Ia menyoroti penderitaan yang mendalam bagi warga sipil Palestina, yang kehidupan rumah tangganya hancur dan masa depan mereka hanyut dalam ketidakpastian.

“Perang tidak hanya menciptakan krisis kemanusiaan yang mendalam. Ini telah melepaskan pusaran penderitaan manusia,” pungkasnya.  (red)

RI Apresiasi Negara Eropa Akui Kedaulatan Palestina

RI Apresiasi Negara Eropa Akui Kedaulatan Palestina

NewsINH, Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi langkah negara-negara Eropa yang mengakui kedaulatan Palestina. Demikian pernyataan Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri Rolliansyah Soemirat, Rabu (3/7/2024) di Jakarta, seperti dilaporkan situs RRI.com.

“Terakhir, kita mengetahui adanya Norwegia, Spanyol, dan Irlandia saat pertemuan Uni Eropa di Brussels bulan lalu. Dilanjutkan dengan Slovenia, kemudian Armenia,” kata Soemirat.

Katanya, dukungan dari  negara-negara Eropa menunjukan, semakin banyak negara yang memutuskan berada pada sisi sejarah yang benar. Negara-negara itu ingin memberikan dukungan moral dan politis terhadap perjuangan bangsa Palestina.

“Masyarakat internasional perlu menjaga momentum ini. Bahwa, penghargaan terhadap hukum internasional yang ada, juga harus berlaku dalam kasus di Gaza,” ucapnya.

Soemirat memastikan komitmen Indonesia mendukung perjuangan bangsa Palestina akan terus dilakukan. Menurutnya, hal itu akan terus diupayakan Indonesia melalui Menteri Luar Negeri dengan mengikutsertakan bersama masyarakat internasional.

“Ini juga akan terus dilakukan Ibu Menlu, baik dalam kapasitas nasional Indonesia dan juga sebagai salah satu negara dari 8 negara OKI (Organisasi Kerja Sama Islam). Yang diberi mandat khusus melakukan keikutsertaan masyarakat internasional terkait upaya memperoleh dukungan terhadap rakyat Palestina sebesar-besarnya,” kata Soemirat menjelaskan.

“Ini akan diteruskan Ibu Menlu dalam bentuk keikutsertaan dalam bentuk pertemuan dengan negara-negara lain. Dalam jangka waktu beberapa bulan ke depan.”

 

Sumber: Gazamedia

Jalin Silahturahmi, Dubes Palestina untuk Indonesia Kunjungi Kantor INH

Jalin Silahturahmi, Dubes Palestina untuk Indonesia Kunjungi Kantor INH

NewsINH, Bogor – Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun mengunjungi kantor lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH) di Perum Ciluengsi Hijau, Bogor, Jawabarar, Senin (1/7/2024).

Dalam kunjungnaya, dubes Palestina menceritakan soal kondisi terkini Palestina khususnya di Jalur Gaza yang mengalami pembantaian dan penyerangan militer Israel yang tak kunjung henti, dan mengakibatkan krisis kemanusiaan yang luar biasa.

“Kami sampaikan bahwa saat ini, kondisi di Jalur Gaza masih sangat mencekam, genosida Israel belom selesai dunia internasional harus berperan aktif untuk menghentikan tindakan brutal Israel,” kata Zuhair.

Tak hanya diwilayah Jalur Gaza, pembantaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang juga kerap dilakukan militer Israel terhadap rakyat Palestina di wilayah Tepi Barat, baik di Kota Jerusalam, Jerico, Hebron, Nablus maupun wilayah lainya yang menjadi tempat hunian rakyat Palestina.

“Kami berharap, semua ini bisa segera berakhir dan kemerdekaan bangsa Palestina bisa segera terwujud, sehingga bangsa Palestina bisa menata bangsanya sendiri,” harapnya.

Zuhair juga menyampaikan dalam waktu dekat ini, Kementrian Kesehatan Palestina akan berkunjung ke Indonesia. Pihaknya mengajak semua elemen termasuk lembaga filantropi yang bergerak dibidang kemanusiaan agar terus mensuport bantuan kemanusiaan ke wilayah Gaza yang membutuhkan.

“INH merupakan salah satu NGO yang menjadi mitra kami, selama ini INH sudah banyak membantu warga Palestina semoga kerjasama ini terus terjalin,” harapnya.

Sementara itu, Lukmanul Hakim Presiden Direktur INH menyambut baik atas terjalinya silahturahmi bersama Dubes Palestina untuk Indonesia.

Menurutnya, kerjasama seperti ini perlu ditingkatkan mengingat kedekatan bangsa Palestina dengan Indonesia sangat baik.

“Indonesia dan Palestina sudah seperti adik kakak, kedekatan kita sudah terjalin sejak dahulu kala, semoga dengan kunjungan ini bisa semakin erat antara kami dan perwilan pemerintah Palestina di Indonesia,” katanya

INH sendiri telah menyalurkan banyak bantuan ke wilayah Jalur Gaza sejak terjadinya agresi pada 7 Oktober 2024 silam, baik berupa makanan siap saji, obat-obatan, logistik, bantuan unag tunai dan tenda darurat. (***)

INH Luncurkan Gagasan Pembangunan Kampung Indonesia di Jalur Gaza Palestina

INH Luncurkan Gagasan Pembangunan Kampung Indonesia di Jalur Gaza Palestina

NewsINH, Bekasi – Lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH) meluncurkan program bantuan kemanusian untuk warga Palestina di Jalur Gaza, Palestina. Gagasan baru ini bakal melahirkan kota bertajuk Indocity atau kampung Indonesia yang merupakan kawasan terpadu dengan konsep ke-Indonesiaan.

Gagasan rencana pembangunan kota ini diperkenalkan oleh Heru selaku Staf Ahli dalam Arsitektur dan Konstruksi Bangunan dalam paparannya di Acara Kolaborasi Kemanusiaan-Bangun Gaza kembali yang digelar di Hotel Avanzel Cibubur, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jumat (28/6/2026).

INH tengah bernegosiasi dengan pemerintah Gaza untuk membangun Indocity di atas tanah seluas tiga hektar. Indocity dikonsep sebagai pembangunan kawasan perumahan terpadu yang berisi mulai dari apartemen 12 lantai, hotel untuk mengakomodasi tamu, gedung sekolah, rumah ibadah hingga pasar bergaya khas nusantara.

“Ini acara kolaborasi lembaga INH bersama tokoh nasional untuk sama-sama bicarakan tentang bentuk nyata kita terhadap tragedi kemanusiaan yang ada di Gaza karena genosida hingga saat ini belum berhenti,” kata Founder INH, Muhammad Husein.

Desain pembangunan Indocity ini akan menyasar langsung warga Palestina yang menjadi korban penyerangan militer Israel di wilayah Gaza. Ia berharap agar rencana ini mampu memperbaiki kebutuhan sosial warga Palestina yang selama ini telah direnggut haknya akibat penjajahan di abad modern.

“Jadi ini adalah seperti satu ruang tertutup saling berkaitan terdiri dari berbagai tower bangunan apartemen untuk warga Gaza yang rumahnya rusak hancur disertai dengan fasilitas umumnya. Yang itu bisa benar-benar mengisi kebutuhan sosial warga Gaza yang selama ini telah direnggut,” jelasnya.

Hussein menyebut ide ini bakal disuarakan secara terus menerus terutama dalam membangun kerjasama dengan Pemerintah. INH juga berencana untuk mensosialisasikan ide ini di kota-kota lain di Indonesia sebagai upaya dan bukti nyata kecintaan rakyat Indonesia untuk Palestina.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini menyambut baik ide pembangunan Indocity ini. Jazuli menilai program INH merupakan rancangan yang visioner sebagai bentuk dukungan Indonesia yang selalu bersikap mendukung kemerdekaan Palestina.

“Ini artinya INH sudah berpikir maju ke depan. INH bukan hanya membantu untuk warga Gaza sekarang tapi dalam waktu yang sama dia sudah memplanning bagaimana Gaza dibangun ke depan. Dan saya pikir pemikiran ini harus dimiliki oleh semua masyarakat Indonesia, bukan hanya warganya,” kata dia.

Jazuli bahkan menyambut rencana ini dengan langsung menyumbang Rp200 juta sebagai donasi. Ia berharap proyek ini bisa diselesaikan secara bertahap sehingga bantuan kemanusiaan bisa langsung dirasakan.

“Mudah-mudahan ini bisa dicontoh dengan pejabat lain. Jangan dilihat seberapa besarnya, yang penting kita berkontribusi dan berkolaborasi untuk membantu saudara kita di Palestina,” tutupnya. (***)

Customer Support kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!