Alami Koma, Pejuang Kemerdekaan Palestina yang Dipenjara Israel Dipindahkan ke RS

Alami Koma, Pejuang Kemerdekaan Palestina yang Dipenjara Israel Dipindahkan ke RS

NewsINH, Ramallah – Pejuang kemerdekaan Palestina Nasser Abu Hmaid (49) yang terkena kanker dan mengalami koma di dalam klinik penjara Ramle Israel kini dipindahkan ke sebuah rumah sakit yang berada di Israel untuk mendapatkan pertolongan medis.

Dilansir dari kantor berita Palestina, Wafa, Selasa (20/12/2022) Perhimpunan Tahanan Palestina atau PPS membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, Nasser Abu Hmaid sudah dibawa ke sebuah rumah sakit setelah mengalami koma akibat penyakit kanker yang dideritanya.

Dikatakan bahwa laporan terbaru tentang status kesehatan Abu Hmaid, dari kamp pengungsi Amari di Ramallah dan yang menjalani hukuman seumur hidup karena menentang pendudukan Israel, mengkonfirmasi bahwa dia telah mencapai titik tidak dapat kembali dan bahwa dia berada dalam risiko kematian.

“Otoritas pendudukan bersikeras untuk melanjutkan kejahatannya terhadap Abu Hmaid dengan terus menahannya di penjara Ramle meskipun upaya hukum terus diupayakan mengalami kegagalan untuk membebaskannya,” kata laporan tersebut.

PPS menyatakan, setelah pengadilan pendudukan menolak permintaan pembebasan dini untuk bersama keluarganya di hari-hari terakhirnya setelah para dokter dikonfirmasi, pada awal September, bahwa dia berada di hari-hari yang sangat kelam dan membahayakan kesehatanya.

Kesehatan Abu Hmaid mulai memburuk pada Agustus tahun lalu setelah dia didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium lanjut akibat penundaan administrasi penjara dalam melakukan pemeriksaan untuknya.

Sebagai tambahan, bahwa sekitar 600 pejuang kemerdekaan Palestina yang sakit ditahan di balik jeruji penjara Israel, termasuk 24 orang yang menderita kanker dan tumor dalam berbagai derajat. PPS menuding Layanan Penjara Israel melakukan kelalaian medis dengan sengaja menolak memberikan perawatan kepada narapidana yang sakit.

 

Sumber: Wafa

#Donasi Palestina