7 Anak Palestina di Tangkap Serdadu Israel dalam Aksi Penggrebekan di Tepi Barat

7 Anak Palestina di Tangkap Serdadu Israel dalam Aksi Penggrebekan di Tepi Barat

NewsINH, Tepi Barat – Sejumlah serdadu pendudukan Israel melakukan aksi penggrebekan disejumlah rumah dikawasan pemukiman padat penduduk di Nilin, Tepi Barat, Palestina. Dalam aksi penggrebekanya 3 anak-anak Palestina berusia 13 hingga 14 tahun ikut ditangkap dan dibawa pasukan tersebut kesebuah tempat.

Tak taknya di Nilin, tentara Israel juga menahan empat anak Palestina di kota Abu Dis, di sebelah timur Yerusalem yang diduduki setelah menyerbu dan menggeledah rumah keluarga mereka. Sehingga total dari aksi penggrebekan Israel di dua tempat yang berbeda berjumlah 4 anak-anak Palestina.

Kelompok Hak Asasi Palestina menyatakan, penyiksaan terbaru terhadap anak-anak Palestina terkait hari anak sedunia bahwa tentara pendudukan Israel telah membunuh 40 anak Palestina dan menahan lebih dari 770 lainnya sejak awal tahun ini.

Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan menuduh otoritas pendudukan Israel menjadikan anak-anak Palestina sebagai target permanen untuk kebijakan destruktif mereka, baik dengan membunuh atau menangkap mereka.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan kemarin, Perhimpunan Tahanan Palestina mengatakan bahwa pasukan Israel mengumpulkan 750 anak pada tahun 2022.

“Sekitar 160 anak masih dalam tahanan Israel,” kata masyarakat tersebut. Itu mencantumkan delapan anak, tiga di antaranya perempuan, yang ditahan oleh Israel di bawah apa yang disebut penahanan administratif, yang memungkinkan penahanan warga Palestina tanpa dakwaan atau pengadilan, untuk waktu yang tidak terbatas.

“Anak-anak menjadi sasaran segala bentuk pelecehan sistematis, termasuk penyiksaan,” tambah kelompok masyarakat tersebut .

Sejak 1967 Israel diperkirakan telah menahan lebih dari 50.000 anak Palestina. Hampir 20.000 telah ditahan sejak pecahnya Intifadah Kedua pada tahun 2000.

 

Sumber: Wafa

Customer Support kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!