13 Warga Sipil Palestina Ditangkap Pasukan Israel dalam Penggrebekan di Tepi Barat

13 Warga Sipil Palestina Ditangkap Pasukan Israel dalam Penggrebekan di Tepi Barat

NewsINH, Ramallah -Pasukan pendudukan Israel kembali menahan sejumlah warga sipil Palestina dalam aksi penggerebekan disejumlah wilayah di Tepi barat. Dalam aksi penggerebakan tersebut sedikitnya 13 warga Palestina ditanggap pasukan Israel bersenjata lenggap.

Dilansir dari kantor berita Palestina, Wafa, Selasa (28/3/2023) Di kota al-Yamoun di utara Tepi Barat, tentara zionis Israel menahan empat warga Palestina. Empat lainnya ditahan di distrik Betlehem di selatan Tepi Barat dan tiga di distrik Hebron.

Di Yerusalem Timur yang diduduki, pasukan menahan seorang warga Palestina saat hadir di Masjid Al-Aqsa, dan warga Palestina lainnya ditahan di sebuah pos pemeriksaan di pintu masuk kota Jericho, di sebelah timur Tepi Barat.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina menuduh kelompok elemen teroris Yahudi sengaja melakukan serangan pembakaran terhadap rumah keluarga warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Ketegangan di Tepi Barat semakin tinggi saat warga Palestina menandai bulan suci Ramadhan di tengah gelombang kekerasan, termasuk serangan senjata pada Sabtu (25/3/2023) silam, di mana dua tentara Israel terluka dan serangan serta penangkapan warga Palestina oleh tentara Israel yang hampir terjadi setiap malam.

Seorang warga Sinjel yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan kepada Reuters bahwa dia melihat mobil dengan penumpangnya, dimana dia kenali sebagai pemukim Yahudi di dekatnya beberapa menit sebelum kejadian. Kementerian Luar Negeri Palestina menyalahkan insiden itu pada kelompok elemen teroris Yahudi.

Akan tetapi polisi Israel menyangkalnya, dengan mengirim penyelidik ke tempat kejadian, dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kebakaran itu kemungkinan besar disebabkan karena korsleting dan bukan penyalaan api yang disengaja.

Sebagian besar negara menganggap pemukiman Yahudi, yang mengambil tanah warga Palestina merupakan tindakan ilegal. Dan Israel selalu membantah hal ini.

Sumber:Wafa

#DonasiPalestina

Customer Support kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!